HealthcareUpdate News

Ingin Berat Badan Turun? Jangan Kurang Tidur

Riset ilmiah menunjukkan bahwa tidur yang cukup tidak hanya penting untuk kesehatan umum tetapi juga membantu menurunkan berat badan dengan memperbaiki metabolisme dan menekan nafsu makan. detikHealth

Di tengah upaya menurunkan berat badan lewat diet dan olahraga, satu faktor sering terlupakan namun sangat penting adalah kualitas dan durasi tidur. Penelitian terbaru mengungkap bahwa tidur yang cukup dapat memengaruhi metabolisme tubuh, hormon rasa lapar, dan bahkan pilihan makanan yang kita buat. detikHealth

Para ahli tidur dari University of Chicago menyarankan target waktu di tempat tidur hingga sekitar 8,5 jam per malam untuk orang dewasa, dan tidak kurang dari 7 jam sebagai langkah awal yang baik. Durasi ini tidak hanya membantu tubuh pulih tetapi juga berkaitan dengan penurunan asupan kalori yang otomatis terjadi ketika seseorang tidur lebih lama. detikHealth

Bagaimana tidur memengaruhi berat badan? Salah satu mekanisme kunci adalah pengaruhnya terhadap hormon-hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Ghrelin, hormon yang memicu rasa lapar, cenderung meningkat ketika seseorang kurang tidur, sementara leptin, hormon yang memberi sinyal kenyang, menurun — kombinasi ini membuat orang cenderung makan lebih banyak dan memilih makanan tinggi kalori. Sleep Foundation

Dalam sebuah uji klinis acak, peserta dewasa yang memperpanjang durasi tidurnya rata-rata sekitar 1,2 jam per malam ternyata mengonsumsi sekitar 270 kalori lebih sedikit per hari, yang berkontribusi terhadap imbalan energi negatif yang pada akhirnya mendukung penurunan berat badan. JAMA Network

Tidur yang cukup juga membantu metabolisme basal bekerja lebih efektif. Saat tidur, tubuh tetap membakar kalori untuk menjaga fungsi organ vital seperti jantung, paru-paru, dan otak, dan kualitas tidur yang baik menjaga ritme sirkadian tubuh agar metabolisme berjalan optimal. detikHealth

Read More  Kemacetan Jakarta Kian Parah, 3.000 Kendaraan Baru Masuk Jalanan Setiap Hari

Kurang tidur tidak hanya membuat kita lebih lapar, tetapi juga memengaruhi pilihan makanan. Banyak studi menunjukkan bahwa ketika kurang tidur, orang cenderung memilih makanan tinggi karbohidrat dan lemak, serta merasa kurang bertenaga untuk beraktivitas fisik, yang berarti kalori yang masuk semakin sulit dibakar. detikHealth

Jadi, tidur yang cukup — selain diet seimbang dan olahraga — bisa menjadi senjata strategis dalam menurunkan berat badan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, coba pertahankan jadwal tidur teratur, hindari kafein di sore hari, dan batasi waktu layar sebelum tidur agar kualitas dan durasi tidur lebih optimal.

Back to top button